![]() |
| Florentino Pérez mungkin sedang mencari manajer baru yang sensasional. / Mateusz Slodkowski/Getty Images |
JAKARTA - Real Madrid kembali jadi pusat perhatian dunia sepak bola. Bukan soal transfer pemain, melainkan kursi pelatih yang kembali memanas.
Dua nama besar dari Premier League disebut-sebut memimpin bursa calon pelatih anyar Los Blancos pada musim panas mendatang, yaitu mantan pelatih Liverpool, Jürgen Klopp, dan eks juru taktik Chelsea, Enzo Maresca.
Kabar ini mencuat setelah Real Madrid memutuskan kerja sama dengan Xabi Alonso secara mengejutkan.
Padahal, Alonso baru menjalani tujuh bulan dari kontrak tiga tahun yang ia tandatangani. Kekalahan dramatis 3-2 dari Barcelona di ajang Piala Super Spanyol menjadi titik akhir kiprahnya di Santiago Bernabéu.
Dengan masa jabatan yang singkat itu, Alonso tercatat sebagai salah satu pelatih dengan periode terpendek di era kepemimpinan Florentino Pérez.
Sebagai langkah cepat, manajemen langsung menunjuk pelatih Real Madrid Castilla, Álvaro Arbeloa, untuk menangani tim utama.
Mantan bek andalan Madrid itu dipercaya penuh dan kabarnya diberi kontrak selama satu musim sebagai pelatih kepala.
Namun, kepercayaan itu bukan tanpa syarat. Jika performa Arbeloa dan timnya tidak sesuai harapan pada paruh kedua musim 2025–2026, Real Madrid tak akan ragu melakukan perubahan besar. Di sinilah nama-nama kelas dunia mulai mencuat sebagai kandidat potensial.
Klopp dan Maresca Masuk Daftar Pendek Real Madrid
![]() |
| Dua Mantan Pelatih Liga Inggris Masuk Radar Real Madrid, Klopp Jadi Nama Paling Panas Musim Panas Ini. |
Menurut laporan Sky Sport Jerman, Real Madrid telah memasukkan Jürgen Klopp dan Enzo Maresca ke dalam daftar kandidat pelatih jika klub memutuskan mencari nahkoda baru musim panas nanti.
Awalnya, Zinedine Zidane disebut sebagai pilihan utama, namun rencana itu berubah setelah Zidane diprediksi bakal mengambil alih tim nasional Prancis usai Piala Dunia 2026.
Jürgen Klopp sendiri saat ini menjabat sebagai Head of Global Soccer di Red Bull. Meski tidak lagi aktif di pinggir lapangan, pelatih asal Jerman itu disebut akan mempertimbangkan secara serius jika Florentino Pérez datang langsung menawarkan proyek Real Madrid kepadanya.
Menariknya, Klopp juga sudah angkat bicara. Ia menegaskan bahwa kepergian Xabi Alonso sama sekali tidak ada kaitannya dengan dirinya. Hingga saat ini, belum ada pembicaraan resmi antara Klopp dan pihak Real Madrid.
Jürgen Klopp Punya Banyak Penggemar di Internal Madrid
Walau belum melatih lagi, Klopp tetap menjadi salah satu pelatih paling diminati di dunia. Setelah meninggalkan Liverpool jelang musim 2024–2025, ia meninggalkan warisan besar di Anfield.
Selama masa kepemimpinannya, Liverpool meraih tujuh trofi bergengsi, termasuk gelar Liga Inggris dan Liga Champions.
Klopp memang berulang kali mengatakan ingin rehat dari dunia kepelatihan. Namun, bagi klub sebesar Real Madrid, situasinya bisa berbeda.
Pakar transfer Fabrizio Romano menyebut Klopp memiliki banyak pengagum di internal Real Madrid dan sangat dihargai oleh manajemen.
Meski begitu, Madrid hanya akan bergerak jika Klopp sendiri menyatakan keinginannya kembali melatih. Artinya, bola ada di tangan Klopp.
Enzo Maresca Jadi Opsi Alternatif yang Tak Bisa Diremehkan
Nama Enzo Maresca mungkin tak sebesar Klopp, tetapi prestasinya cukup menarik perhatian. Pelatih asal Italia itu berhasil mempersembahkan gelar Piala Dunia Antarklub bersama Chelsea setelah mengalahkan Paris Saint-Germain pada musim panas lalu.
Sayangnya, hubungan Maresca dengan manajemen Chelsea memburuk. Ia resmi meninggalkan Stamford Bridge pada awal tahun, tepat di Hari Tahun Baru, setelah konflik internal yang tak lagi bisa diperbaiki.
Kendati peluangnya ke Real Madrid masih belum sekuat Klopp, Maresca dianggap sebagai pelatih modern dengan pendekatan taktik yang berani dan adaptif, kualitas yang selalu dicari Madrid.
Masa Depan Madrid Masih Tanda Tanya
Untuk saat ini, Real Madrid masih memberi kesempatan kepada Álvaro Arbeloa untuk membuktikan kemampuannya.
Jika hasilnya memuaskan, bukan tidak mungkin ia akan tetap memimpin tim hingga musim 2026–2027.
Namun jika performa tim menurun, publik Bernabéu harus siap menyambut nama besar di kursi pelatih.
Apakah itu Jürgen Klopp, Enzo Maresca, atau sosok kejutan lainnya, satu hal yang pasti, Real Madrid tak pernah setengah-setengah soal ambisi.
Musim panas nanti berpotensi menjadi salah satu periode paling menarik dalam sejarah klub tersukses di dunia ini.

