Jakarta - Pelatih Inter Milan Cristian Chivu tidak ambil pusing dengan situasi Mohamed Salah di Liverpool menjelang laga kedua Liga Champions di Milan, Rabu dini hari WIB nanti.
"Kami mengetahui kualitas Salah dan bagaimana berartinya dia untuk dunia sepak bola. Namun, situasi Salah bukan urusan saya," ujar Chivu dalam laman Inter Milan pada Selasa.
Hubungan Salah dengan Liverpool dikabarkan retak menyusul kritik terbuka penyerang sayap Mesir itu kepada pelatihnya di Liverpool, Arend "Arne" Slot dan pihak klub. Salah pun tidak masuk skuad menghadapi Inter.
Pelatih asal Rumania tersebut meminta pemain-pemainnya tidak lengah karena Liverpool memiliki pemain yang menggantikan posisi Salah.
Chivu menyebut Liverpool tetap klub besar yang tangguh terlepas kondisi apapun yang membelit mereka.
"Kami mengenal kualitas mereka. Kami harus khawatir dengan Liverpool sebagai tim. Kami akan datang ke lapangan intensitas tinggi," tutur pria berusia 45 tahun itu.
Chivu menegaskan Inter dalam kondisi termotivasi, kompak dan siap bekerja keras.
Dia menyenangi sikap para pemainnya, termasuk nama-nama baru seperti Luis Henrique, Petar Sucic dan Andy Diouf.
"Bahkan para pemain baru memberikan segalanya dan menunjukkan hal-hal hebat demi berkontribusi untuk tim," kata Chivu.
Meski begitu, ada beberapa pemain Inter yang tak dapat tampil melawan Liverpool, yakni Denzel Dumfries dan Matteo Darmian lantaran masih dalam perawatan cedera
Manuel Akanji juga diragukan merumput setelah mengeluh sakit.
"Akanji menjadi salah satu bek kami dengan menit bermain terbanyak musim ini, sama seperti (Alessandro) Bastoni dan (Francesco) Acerbi. Lalu masih ada (Yann Aurel) Bisseck yang performanya sesuai harapan. Soal siapa yang diturunkan nanti, saya akan memutuskannya berdasarkan karakter lawan, beban kerja dan intuisi," tutur dia.
Inter berada di posisi keempat klasemen fase liga Liga Champions dengan 12 poin dari lima pertandingan. Liverpool di peringkat ke-13 dengan sembilan poin.
Inter dan Liverpool bertemu empat kali di Liga Champions sejak 2008. Inter hanya menang satu kali, sementara Liverpool menang tiga kali.
Pewarta : Michael Teguh Adiputra Siahaan/ANTARA