Jakarta - Pemain PSIM Yogyakarta Ezequiel Vidal tak sabar untuk kembali memperkuat Laskar Mataram setelah absen pada Derbi Mataram melawan Persis Solo pada 8 November karena hukuman kartu merah dalam laga sebelumnya.
Setelah menjalani hukuman satu laga, Vidal kini dapat memperkuat PSIM pada laga Super League pekan ke-13 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (22/11) pukul 15.30 WIB.
“Saya sedih harus absen melawan Persis Solo. Itu adalah derbi dan pertandingan yang sangat spesial,” ujar Vidal dalam laman PSIM pada Kamis.
“Saya telah berlatih keras untuk mencapai kondisi terbaik agar bisa membantu tim di pertandingan besok,” imbuh dia.
Vidal harus menepi karena menerima kartu kuning kedua dalam laga kandang melawan Persik Kediri akhir Agustus lalu.
Meskipun sempat menilai keputusan wasit terkait kartu kuning pertamanya itu kurang tepat, Vidal tetap menerima hukuman tersebut dengan lapang dada dan menjadikannya pelajaran.
“Saya harus selalu belajar dari kesalahan yang saya buat. Saya akan berusaha agar hal itu tidak terulang kembali,” kata pemain asal Argentina itu.
Menyambut kembali ke lapangan melawan Bhayangkara, pemain berusia 30 tahun itu sangat antusiastis. Targetnya jelas, yaitu menjaga tiga poin di kandang sendiri.
“Saya benar-benar menantikan momen bermain kembali dan ingin mengamankan tiga poin di kandang,” tutur Vidal.
Menurut Vidal, laga melawan Bhayangkara sangat krusial dalam menjaga posisi PSIM di papan atas klasemen yang kini berada di posisi kelima dengan 19 poin.
“Semua pertandingan penting bagi kami, tetapi laga besok akan sangat menentukan posisi kami di lima besar klasemen sementara,” kata mantan pemain Persita ini.
Pada musim ini, Vidal merupakan kerangka penting dalam permainan PSIM setelah tampil 10 kali dengan dua gol dan lima assist.
Oleh : Zaro Ezza Syachniar/ANTARA