Erick Thohir berharap penyelesaian akhir Indonesia lebih tajam lagi

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Juli 19, 2025

Erick Thohir berharap penyelesaian akhir Indonesia lebih tajam lagi

Ikuti kami:
Google Google
Erick Thohir berharap penyelesaian akhir Indonesia lebih tajam lagi
Erick Thohir berharap penyelesaian akhir Indonesia lebih tajam lagi. (ANTARA)
Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir berharap penyelesaian akhir timnas U-23 Indonesia lebih tajam lagi setelah hanya mampu mencetak satu gol dari 17 tembakan dalam kemenangan 1-0 melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat.

Satu gol itu diciptakan melalui gol bunuh diri Jaime Rosquillo pada menit ke-23, setelah pemain bernomor punggung 14 itu salah mengantisipasi lemparan ke dalam Robi Darwis.

“Satu-satunya gol Indonesia juga hanya tercipta melalui gol bunuh diri," ujarnya.

Kita menguasai hampir 67 persen, jadi kan dominasinya cukup maksimal kita 17 kali menendang ke gawang, tujuh yang akurat tapi golnya bunuh diri jadi artinya ya memang nanti kita harapkan ketajaman serangan harus dipertingkatkan gitu,” kata Erick saat ditemui awak media di SUGBK, Jumat.

Dari 17 tembakan itu, tujuh di antaranya tepat sasaran, namun gol untuk Indonesia tetap tak tercipta setelah kiper Filipina Nicholas Guimaraes, yang berumur 18 tahun itu, tampil gemilang di bawah mistar gawang.

“Ya tadi 67 persen penguasaan bola 17 tendangan tujuh yang ke gawang ya tapi kita mesti apresiasi kiper Filipina sangat bagus,” tambah dia.

Kendati ia mengkritik lini depan Garuda Muda, secara keseluruhan Erick bersyukur atas kemenangan ini, karena tiga poin ini membuat Indonesia memuncaki klasemen sementara Grup A Kejuaraan ASEAN U-23 2025.

Situasi ini membuat peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal, guna menjuarai turnamen ini untuk kedua kalinya, sangat besar.

“Tapi apapun ya menang, tiga poin, dan tentu kita harus fokus kembali lawan Malaysia,” kata Menteri BUMN tersebut.

Erick mengatakan bahwa kemenangan 8-0 melawan Brunei Darussalam pada laga pertama tak bisa menjadi tolak ukur kekuatan sebenarnya dari Garuda Muda.

Dan pertandingan ini, kata dia, "Buktinya sampai menit terakhir Filipina bisa menyerang balik nah ini yang kenapa fokus permainan bersama tim itu menjadi penting dan fighting spirit tadi saya lihat kan masih terus pemain kita sampai akhir menjaga".

Oleh : Zaro Ezza Syachniar/ANTARA
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Redaksi
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.

TAMPIL DI POSTING AJA