Berita Borneo Sport hari ini

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

BERITA TERBARU 1-13

TEMPAT CADANGAN

Berita 14-20

YOUTUBE

Berita 21-24

Berita 25-34

Berita 40-43

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Mei 17, 2026

Valentino Rossi Minta Ducati Beri Dukungan Penuh untuk Pecco Bagnaia

Valentino Rossi meminta Ducati memberikan dukungan penuh kepada Pecco Bagnaia setelah rider Italia itu kembali kesulitan tampil kompetitif di MotoGP Catalunya.
Valentino Rossi meminta Ducati memberikan dukungan penuh kepada Pecco Bagnaia setelah rider Italia itu kembali kesulitan tampil kompetitif di MotoGP Catalunya.

JAKARTA - Valentino Rossi meminta Ducati memberikan dukungan maksimal kepada Pecco Bagnaia setelah rider pabrikan Italia itu kembali mengalami kesulitan performa pada MotoGP Catalunya, Sabtu waktu setempat, di Sirkuit Barcelona.

Rossi menyampaikan pernyataan tersebut saat hadir sebagai tamu di studio Sky Italia. Mantan juara dunia sembilan kali itu menilai Bagnaia sudah memberikan seluruh kemampuannya di tengah performa yang belum stabil sejak musim lalu.

Bagnaia memang menunjukkan beberapa peningkatan musim ini. Ia sempat meraih pole position di Le Mans dan finis runner-up dalam tiga Sprint Race.

Namun, hingga seri Catalunya, pembalap VR46 Academy itu belum sekali pun naik podium grand prix musim ini. Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa Bagnaia kemungkinan akan meninggalkan Ducati dan bergabung dengan Aprilia pada 2027.

Rossi menilai hubungan Bagnaia dan Ducati saat ini sedang berada dalam fase sulit, terutama setelah hasil kurang memuaskan sejak musim lalu.

“Musim masih panjang, dan kemungkinan dia tidak akan balapan lagi untuk Ducati tahun depan,” kata Rossi kepada Sky Italia.

“Saya ingin Ducati memberikan usaha yang sama seperti yang dilakukan Pecco untuk kembali ke depan.”

Rossi juga membandingkan situasi tersebut seperti hubungan pernikahan yang sedang menghadapi masalah. Menurutnya, Bagnaia tetap berusaha keras dan Ducati juga perlu melakukan hal yang sama agar kembali kompetitif.

Mendengar komentar Rossi, Bagnaia mengaku musim ini dirinya memang berusaha lebih keras dibanding tahun lalu.

“Saya mencoba memberikan segalanya dalam setiap hal yang saya lakukan,” ujar Bagnaia setelah Sprint Catalunya.

Ia menilai motor GP26 Ducati masih belum memiliki setup dasar yang benar-benar konsisten di semua lintasan. Bagnaia juga membandingkan performanya dengan Fabio Di Giannantonio yang dinilai mampu menemukan paket motor lebih kompetitif.

Menurut Bagnaia, masalah utama Ducati saat ini adalah sulit mendapatkan performa optimal sejak awal balapan.

Meski begitu, ia menyebut timnya mulai menemukan kemajuan kecil di Catalunya, terutama dalam hal karakter motor saat memasuki tikungan.

Pada Sprint Race Catalunya, Bagnaia berhasil finis keenam setelah memulai balapan dari posisi ke-13. Ia mengaku masih kehilangan traksi pada lap-lap awal, terutama di Sirkuit Barcelona yang terkenal licin.

Saat ini Bagnaia berada di posisi kesembilan klasemen sementara MotoGP dan terpaut 10 poin dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang absen di Catalunya.

Tekanan terhadap Ducati diperkirakan akan terus meningkat jika performa Bagnaia belum juga kembali stabil dalam beberapa seri berikutnya.

Ulasan Pakar MotoGP: Ducati dan Bagnaia Dinilai Sedang Mengalami Krisis Arah Pengembangan

Ulasan Pakar MotoGP: Ducati dan Bagnaia Dinilai Sedang Mengalami Krisis Arah Pengembangan
Ulasan Pakar MotoGP: Ducati dan Bagnaia Dinilai Sedang Mengalami Krisis Arah Pengembangan.

Komentar Valentino Rossi terhadap situasi Pecco Bagnaia dinilai bukan sekadar bentuk dukungan personal, tetapi juga sinyal bahwa ada persoalan lebih besar di internal Ducati musim ini.

Sejumlah pengamat MotoGP melihat performa Bagnaia yang menurun sejak musim lalu bukan murni akibat gaya balap pembalap Italia tersebut, melainkan karena karakter motor Ducati GP26 yang belum sepenuhnya cocok dengan kebutuhan teknisnya.

Dalam beberapa seri terakhir, Bagnaia memang masih mampu menunjukkan kecepatan satu lap, termasuk saat meraih pole position di Le Mans. Namun saat balapan utama, terutama dalam kondisi grip rendah dan tangki penuh, performanya kerap menurun.

Menurut analisis pakar MotoGP, masalah utama Bagnaia terlihat pada fase awal balapan. Ducati dinilai belum menemukan setup dasar yang stabil untuk menjaga traksi ban belakang secara konsisten, terutama di sirkuit dengan permukaan licin seperti Barcelona.

Situasi itu membuat Bagnaia kesulitan mempertahankan ritme sejak lap pertama. Padahal selama periode juara dunianya, kekuatan terbesar Bagnaia justru berada pada kemampuan menjaga keausan ban dan membangun tempo balapan secara bertahap.

Komentar Rossi yang meminta Ducati “memberikan usaha yang sama” juga dianggap memiliki makna teknis dan psikologis. Banyak analis menilai hubungan pembalap dan pabrikan saat ini mulai kehilangan sinkronisasi setelah hasil buruk sepanjang musim lalu.

Di sisi lain, keberhasilan pembalap lain seperti Fabio Di Giannantonio menemukan setup kompetitif membuat tekanan terhadap garasi Bagnaia semakin besar. Hal itu memperlihatkan bahwa potensi motor Ducati sebenarnya masih ada, tetapi belum berhasil dimaksimalkan oleh tim pabrikan.

Pakar MotoGP juga menilai situasi ini bisa menjadi titik penting bagi masa depan Bagnaia. Jika Ducati gagal mengembalikan performanya dalam waktu dekat, spekulasi kepindahan ke Aprilia pada 2027 kemungkinan akan semakin menguat.

Meski demikian, peluang Bagnaia untuk bangkit masih terbuka. Musim MotoGP masih panjang dan Ducati tetap memiliki salah satu motor tercepat di grid saat ini.

Kunci utamanya adalah seberapa cepat Ducati mampu menemukan paket teknis yang kembali cocok dengan karakter balap Bagnaia, terutama dalam pengelolaan traksi dan stabilitas motor di fase awal balapan.


Berita ini telah ditayangkan di BorneoTribun dengan Judul Valentino Rossi Minta Ducati Beri Dukungan Penuh untuk Pecco Bagnaia, Link: https://www.borneotribun.com/2026/05/valentino-rossi-minta-ducati-beri.html

Jorge Martin Crash, Alex Marquez Menangi Sprint Thriller MotoGP Catalunya

Alex Marquez menang dramatis pada sprint MotoGP Catalunya usai mengalahkan Pedro Acosta dengan selisih 0,041 detik, sementara Aprilia mengalami hasil buruk di Barcelona.
Alex Marquez menang dramatis pada sprint MotoGP Catalunya usai mengalahkan Pedro Acosta dengan selisih 0,041 detik, sementara Aprilia mengalami hasil buruk di Barcelona.

JAKARTA - Pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, memenangkan sprint race MotoGP Catalunya di Barcelona, Sabtu sore, usai mengalahkan Pedro Acosta dengan selisih sangat tipis 0,041 detik. 

Balapan 12 lap itu berlangsung ketat hingga tikungan terakhir, sementara Aprilia mengalami hasil buruk setelah dua pembalap utamanya gagal bersinar.

Acosta yang memulai balapan dari pole position langsung memimpin sejak start. Pembalap KTM tersebut sempat menjaga posisi terdepan dalam beberapa lap awal sebelum disalip Marquez di Tikungan 1 pada awal lap keempat.

Setelah mengambil alih pimpinan lomba, Marquez sempat membuka jarak lebih dari enam persepuluh detik. 

Namun, Acosta mampu memangkas selisih pada lap-lap akhir dan terus memberi tekanan hingga garis finis.

Acosta beberapa kali mencoba mencari celah untuk menyalip, terutama di Tikungan 5 dan Tikungan 10. 

Namun, Marquez mampu mempertahankan racing line dan menutup peluang lawannya hingga finis.

Kemenangan itu menjadi kemenangan sprint pertama musim ini bagi Alex Marquez sekaligus salah satu finis sprint terketat dalam sejarah MotoGP.

Posisi ketiga diraih Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 Ducati setelah duel sengit melawan pembalap Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, di lap-lap terakhir.

Aprilia menjalani balapan yang sulit setelah Jorge Martin terjatuh saat berada di posisi keenam. 

Hasil Fernandez di posisi keempat menjadi pencapaian terbaik pabrikan Italia tersebut pada sprint race kali ini.

Pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi, juga mengalami balapan berat. Pembalap Aprilia itu hanya finis kesembilan setelah menyalip Enea Bastianini di lap terakhir untuk merebut satu poin tambahan.

Sementara itu, insiden terjadi di awal lomba ketika Fabio Di Giannantonio bersenggolan dengan Brad Binder. Binder kemudian terjatuh dan menabrak Joan Mir yang tidak dapat menghindar. 

Steward memutuskan tidak ada tindakan lanjutan atas insiden tersebut.

Pembalap Ducati pabrikan, Francesco Bagnaia, tampil cukup impresif dengan naik dari posisi start ke-13 untuk finis keenam. 

Sedangkan Maverick Vinales gagal menyelesaikan balapan setelah mengalami masalah teknis pada KTM Tech3 miliknya di lap ketujuh.

Hasil sprint ini membuat persaingan MotoGP Catalunya semakin terbuka menuju balapan utama, terutama setelah beberapa kandidat papan atas mengalami kendala sepanjang sprint race.


Berita ini telah ditayangkan di BorneoTribun dengan Judul Jorge Martin Crash, Alex Marquez Menangi Sprint Thriller MotoGP Catalunya, Link: https://www.borneotribun.com/2026/05/jorge-martin-crash-alex-marquez-menangi.html

Mei 15, 2026

Joan Mir Dipastikan Tinggalkan Honda pada 2027, Berpotensi Reuni dengan Frankie Carchedi di Gresini Ducati

Joan Mir dipastikan meninggalkan Honda pada MotoGP 2027 dan kini dikabarkan semakin dekat bergabung dengan Gresini Ducati untuk musim depan.
Joan Mir dipastikan meninggalkan Honda pada MotoGP 2027 dan kini dikabarkan semakin dekat bergabung dengan Gresini Ducati untuk musim depan.

JAKARTA - Mantan juara dunia MotoGP, Joan Mir, dipastikan tidak akan lagi membela tim pabrikan Honda pada musim 2027. Kepastian itu disampaikan manajernya, Paco Sanchez, pada Jumat, di tengah rumor kepindahan Mir ke Gresini Ducati.

Keputusan tersebut muncul setelah Honda disebut belum memberikan kejelasan terkait masa depan Mir bersama tim pabrikan HRC. Situasi itu membuat pembalap asal Spanyol tersebut mulai mencari proyek baru sejak seri Jerez.

Awalnya, Mir sempat dikaitkan dengan Trackhouse Aprilia untuk bereuni dengan eks bos Suzuki-nya, Davide Brivio. Namun, laporan terbaru menyebut Mir justru semakin dekat menuju Gresini Ducati.

Jika transfer itu terwujud, Mir berpeluang kembali bekerja sama dengan Frankie Carchedi, crew chief yang membantunya meraih gelar MotoGP 2020 bersama Suzuki.

Perubahan komposisi pembalap juga diperkirakan terjadi di Gresini. Fermin Aldeguer disebut bakal pindah ke VR46 untuk menyambut era baru MotoGP 850cc, sementara Alex Marquez dikabarkan menuju KTM pabrikan.

Moto2 rider Dani Holgado juga masuk radar untuk mengisi salah satu kursi di Gresini musim depan.

Paco Sanchez menegaskan keputusan Mir meninggalkan Honda sudah dibuat sejak seri Jerez.

“Karena belum ada perkembangan dari HRC terkait masa depannya, Joan memutuskan di Jerez untuk meninggalkan Honda di akhir musim dan meminta saya mencarikan proyek yang bagus,” kata Sanchez kepada Crash.net.

Ia menambahkan negosiasi dengan tim baru berjalan positif, meski belum ada kesepakatan final.

“Satu hal yang pasti, Joan tidak akan menjadi pembalap Honda pada 2027,” ujarnya.

Mir bergabung dengan Honda setelah Suzuki keluar dari MotoGP pada akhir 2022. Dalam dua musim awal yang sulit, pembalap berusia 28 tahun itu akhirnya mampu meraih podium pertamanya bersama Honda di Motegi dan Sepang musim lalu.

Pada musim 2026, Mir masih kerap mengalami insiden balapan, tetapi tetap menunjukkan kecepatan kompetitif. Ia sempat start dari posisi kelima di COTA dan finis keenam pada Sprint Race Le Mans sebelum terjatuh di balapan utama saat berada di posisi yang sama.

Sementara itu, Honda juga dirumorkan menyiapkan susunan pembalap baru untuk musim depan dengan membidik Fabio Quartararo dan David Alonso.


Berita ini telah ditayangkan di BorneoTribun dengan Judul Joan Mir Dipastikan Tinggalkan Honda pada 2027, Berpotensi Reuni dengan Frankie Carchedi di Gresini Ducati, Link: https://www.borneotribun.com/2026/05/joan-mir-dipastikan-tinggalkan-honda.html

Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya 2026 dan Cara Nonton Live Streaming

Jadwal lengkap MotoGP Catalunya 2026 WIB di Barcelona, persaingan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, harga langganan MotoGP Video Pass dalam rupiah, serta info live streaming.
Jadwal lengkap MotoGP Catalunya 2026 WIB di Barcelona, persaingan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, harga langganan MotoGP Video Pass dalam rupiah, serta info live streaming.

JAKARTA - MotoGP Catalunya 2026 akan berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada 15-17 Mei 2026. Seri keenam MotoGP musim ini menjadi sorotan karena persaingan ketat dua pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, serta absennya Marc Marquez akibat cedera.

Marco Bezzecchi datang ke MotoGP Catalunya dengan status pemuncak klasemen sementara. Namun, pembalap Aprilia itu hanya unggul satu poin dari rekan setimnya, Jorge Martin.

Persaingan internal Aprilia mulai mencuri perhatian setelah Martin sukses meraih kemenangan grand prix pertamanya musim ini pada seri Prancis akhir pekan lalu. Performa motor Aprilia yang konsisten sepanjang awal musim membuat duel kedua pembalap diprediksi menjadi perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Sementara itu, Ducati berharap Alex Marquez mampu kembali tampil kompetitif di Barcelona. Harapan tersebut muncul setelah pembalap asal Spanyol itu pernah tampil impresif di sirkuit yang sama musim lalu, mirip dengan performanya di Jerez beberapa pekan sebelumnya.

Namun Ducati harus menghadapi MotoGP Catalunya tanpa Marc Marquez. Juara dunia delapan kali tersebut menjalani operasi ganda pada kaki kanan dan bahu kanan usai mengalami kecelakaan berat saat sprint race di Le Mans.

MotoGP Catalunya menjadi seri kedua dari total empat balapan MotoGP yang digelar di Spanyol sepanjang musim 2026.

Rangkaian balapan dimulai pada Jumat, 15 Mei, melalui sesi latihan bebas pertama dan practice. Sabtu akan diisi FP2, sesi kualifikasi, dan sprint race sepanjang 12 lap. Sedangkan balapan utama berlangsung Minggu malam WIB dengan total 24 lap.

Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya 2026 WIB

Jumat, 15 Mei 2026

  • FP1 — 15.45 WIB hingga 16.30 WIB

  • Practice — 19.00 WIB hingga 20.00 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026

  • FP2 — 15.10 WIB hingga 15.40 WIB

  • Q1 — 15.50 WIB hingga 16.05 WIB

  • Q2 — 16.15 WIB hingga 16.30 WIB

  • Sprint Race (12 lap) — 20.00 WIB

Minggu, 17 Mei 2026

  • Warm-up — 14.40 WIB hingga 14.50 WIB

  • Race Utama (24 lap) — 19.00 WIB

Cara Menonton MotoGP Catalunya 2026

Seluruh sesi MotoGP Catalunya 2026 disiarkan langsung melalui layanan resmi MotoGP Video Pass.

Harga langganan penuh satu musim mencapai 148,99 euro atau sekitar Rp2,7 juta termasuk Timing Pass dan data live timing. Sementara paket tanpa data live dibanderol 139,99 euro atau sekitar Rp2,5 juta.

MotoGP juga menyediakan paket bulanan seharga 29,99 euro atau sekitar Rp545 ribu.

Selain itu, penggemar MotoGP di Inggris dapat menyaksikan seluruh sesi melalui TNT Sports. Paket langganan TNT Sports melalui HBO Max dimulai dari 27,99 poundsterling atau sekitar Rp615 ribu per bulan, tergantung jenis paket yang dipilih.

TNT Sports juga menayangkan seluruh sesi Moto2 dan Moto3 secara langsung selama akhir pekan balapan.

MotoGP Catalunya 2026 diprediksi menjadi seri penting dalam perebutan gelar juara dunia musim ini, terutama setelah dominasi Aprilia mulai terlihat dalam beberapa balapan terakhir.

Absennya Marc Marquez juga membuka peluang lebih besar bagi para rival untuk mengamankan poin maksimal di Barcelona.

Hasil balapan di Catalunya diperkirakan akan memengaruhi peta persaingan klasemen MotoGP 2026. Jika Aprilia kembali tampil dominan, duel Marco Bezzecchi dan Jorge Martin berpotensi semakin memanas dalam perebutan posisi puncak klasemen menuju pertengahan musim.


Berita ini telah ditayangkan di BorneoTribun dengan Judul Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya 2026 dan Cara Nonton Live Streaming, Link: https://www.borneotribun.com/2026/05/jadwal-lengkap-motogp-catalunya-2026.html

Adakah Pembalap MotoGP Berkulit Hitam? Ini Fakta dan Sejarahnya

Pembalap kulit hitam di MotoGP masih sangat jarang sepanjang sejarah Grand Prix. Dominasi Eropa dan mahalnya dunia balap menjadi faktor utama. (Foto ilustrasi)
Pembalap kulit hitam di MotoGP masih sangat jarang sepanjang sejarah Grand Prix. Dominasi Eropa dan mahalnya dunia balap menjadi faktor utama. (Foto ilustrasi)

JAKARTA - MotoGP dikenal sebagai ajang balap motor paling bergengsi di dunia yang diikuti pembalap dari berbagai negara. 

Namun hingga kini, pembalap berkulit hitam di kelas utama MotoGP masih sangat sedikit dan belum banyak yang berhasil menjadi bintang besar di Grand Prix motor dunia.

Dominasi pembalap Eropa, terutama dari Spanyol dan Italia, masih sangat kuat dalam sejarah MotoGP. 

Faktor budaya balap, akses pembinaan usia dini, hingga dukungan sponsor disebut menjadi alasan utama mengapa keberagaman ras di dunia balap motor belum sebesar cabang olahraga lain.

Dunia motorsport juga dikenal sebagai olahraga dengan biaya tinggi. Untuk mencapai level MotoGP, pembalap biasanya memulai karier sejak kecil melalui kompetisi lokal hingga internasional dengan dukungan finansial besar.

Kondisi tersebut membuat negara-negara dengan infrastruktur balap maju lebih mudah mencetak pembalap elite. 

Spanyol dan Italia misalnya, memiliki akademi balap, sirkuit junior, serta jalur kompetisi yang jelas menuju Moto3, Moto2, hingga MotoGP.

Dalam sejarah Grand Prix motor, pembalap berkulit hitam memang sangat jarang muncul secara konsisten di kelas utama. Situasi ini berbeda dengan Formula 1 yang memiliki figur besar seperti Lewis Hamilton.

Nama aktor Idris Elba juga kerap dikaitkan dengan dunia motorsport karena beberapa kali tampil dalam dokumenter otomotif. Namun, Idris Elba bukan pembalap MotoGP.

Pembahasan soal keberagaman di MotoGP juga sering muncul karena olahraga ini masih didominasi pembalap dari kawasan Eropa. 

Meski begitu, MotoGP saat ini sudah diikuti rider dari berbagai negara seperti Jepang, Thailand, Australia, Malaysia, Indonesia, Brasil, hingga Afrika Selatan.

Afrika Selatan sendiri memiliki sejarah motorsport yang cukup kuat. Namun sebagian besar pembalap Grand Prix dari negara tersebut berasal dari komunitas kulit putih. 

Faktor ekonomi dan akses olahraga disebut menjadi tantangan utama bagi pembalap kulit hitam untuk menembus level tertinggi balap motor dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu inklusivitas mulai lebih banyak dibicarakan di dunia motorsport. Kesuksesan Lewis Hamilton di Formula 1 dinilai memberi pengaruh besar terhadap dorongan keberagaman di olahraga balap secara global.

Perkembangan media sosial dan akademi balap internasional juga mulai membuka peluang bagi talenta muda dari negara berkembang. 

Seiring MotoGP semakin mendunia, peluang munculnya pembalap kulit hitam di kelas utama dinilai semakin terbuka.

Meski jumlahnya masih minim, dunia balap motor perlahan bergerak menuju kompetisi yang lebih inklusif. 

Dukungan infrastruktur, akses pembinaan, dan sponsor menjadi faktor penting untuk melahirkan pembalap dari latar belakang yang lebih beragam di masa depan.


Berita ini telah ditayangkan di BorneoTribun dengan Judul Adakah Pembalap MotoGP Berkulit Hitam? Ini Fakta dan Sejarahnya, Link: https://www.borneotribun.com/2026/05/adakah-pembalap-motogp-berkulit-hitam.html

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.

TAMPIL DI HOME AJA